Galerizen1

Pameran Tunggal Apel Hendrawan Resmi Ditutup, Sempat Diperpanjang Berkat Antusiasme Tinggi Penikmat Seni

Galeri Zen1, Apel Hendrawan

BADUNG – Setelah hampir sebulan digelar, akhirnya pameran tunggal Wayan ‘Apel’ Hendrawan (Jro Apel) yang bertajuk ‘Into the Secret of Cosmic Energy’ resmi ditutup pada Jumat (19/2) di Galeri Zen1, Kuta, Badung. Meski belum genap sebulan dihelat, namun animo para penikmat seni tidak pernah surut untuk berkunjung dan menikmati karya-karya magis seniman kebanggan Sanur tersebut.

Pameran yang dibuka pada Rabu (27/1) itu awalnya hanya berlangsung selama kurang lebih dua minggu, yakni hingga Selasa (9/2) karena berbenturan dengan jadwa pameran lain yang akan digelar di Galeri Zen1. Akan tetapi, dorongan rasa penasaran dari para penikmat seni ternyata lebih besar, hingga pameran tersebut diperpanjang sepuluh hari ke depan.

“Pameran diperpanjang karena dilihat dari antusias pengunjung yang tinggi, sedangkan kita hanya mengambil waktu dua minggu. Sebelumnya dari galeri, setelah ini akan ada yang renacana berpameran, tapi ternyata pamerannya diundur, ya kita perpanjang pamerannya,” papar Jro Apel saat ditemui di Galeri Zen1.

Ia juga menyampaikan kesannya terkait berpameran di Galeri Zen1, mengingat ini pertama kalinya bagi seniman yang juga berprofesi sebagai Pemangku Hindu itu menggelar pameran di galeri yang berada di antara hiruk-pikuk pertokoan di bilangan Tuban, Kuta, dan dalam situasi pandemi pula.

“Berpameran di Galeri Zen1 di saat pandemi saya rasa cukup bagus responnya, jadinya kita bisa mengukur seberapa tinggi antusiasme pengunjung. Karena, saat pandemi seharusnya cuma bisa liat dari online, tapi karena saking ingin melihat langsung jadi memaksakan keluar. Dari segi tempat, lumayan mendukung. Walaupun di antara pertokoan, tetapi bagus karena settingan kita juga didukung oleh ogoh-ogoh yang bisa dijadikan ikon, sehingga bisa terlihat dan jadi daya tarik,” ungkap seniman yang juga Tattoo Artist itu.

Sementara, di kesempatan berbeda, Nicolaus F. Kuswanto, selaku Direktur Galeri Zen1 mengungkapkan apresiasinya terhadap seniman yang telah dikenal karyanya sejak 2009 itu.

“Pertama feedback. Ternyata jumlah pengunjung dari sejak awal pameran sampai mau berakhir pameran selalu ramai. Berarti apresiasinya sangat besar dari masyarakat. Kedua, kalau dilihat dari karyanya, besar sekali perubahan karya Jro Apel kalau ditarik mundur 10 tahun ke belakang dengan yang sekarang, lebih bagus, lebih kuat, secara teknikal juga jauh lebih berkembang,” pungkas Nico.

Lanjut pria asal Bogor itu, dari segi selling di situasi pandemi ini cukup bagus karena sudah ada yang terjual dan masih ada waktu 2 bulan lagi untuk Galeri Zen1 tetap mesasarkan karya-karya yang ada. Nico juga menyayangkan, pameran ini seharusnya lebih bisa dinikmati secara langsung oleh sebagian besar pecinta seni dan kolektor, ketimbang dinikmati secara daring karena terpaut jarak.

“Setelah pameran ini, ada pameran tunggal dari seniman Tiongkok, Sun, yang akan berlangsung di pertengahan Maret 2021. Semoga berjalan lancar dan sekeren ini,” tandas Art Dealer kawakan itu.

Pameran Tunggal kelima Jro Apel menampilkan 15 karya teranyarnya yang bertemakan dunia kosmis atau kedewataan. Rerajahan aksara Bali serta pulasan ekspresionis menjadi ciri khas di setiap karya-karya pria ber-tattoo tersebut. Di samping itu, pamerannya kali ini juga ditemani Ogoh-ogoh ikonik, Sang Hyang Penyalin, yang menjadi simbol penguat serta daya tarik pengunjung.

Ditulis oleh: Putri Handayani

0 Comments